Tuntunan Sunnah Ketika Masuk dan Keluar Kamar Mandi/WC - TSABITMEDIA.COM
News Update
Loading...

Wednesday, April 17, 2019

Tuntunan Sunnah Ketika Masuk dan Keluar Kamar Mandi/WC



Dalam kehidupan sehari-hari, kita tentu tak bisa lepas dari kamar mandi/WC, baik tujuannya untuk bersuci, membersihkan diri, ataupun buang hajat.
Maka selayaknya kita memperhatikan sunnah Nabi ﷺ yang perlu diterapkan saat masuk dan keluar dari kamar mandi, diantaranya sebagai berikut.

1. Membaca doa sebelum masuk kamar mandi
Kamar mandi atau WC atalah tempat tinggal syaitan. Karena itu hendaklah kita memohon perlindungan kepada Allah dari kejahatan syaitan laki-laki dan syaitan perempuan dengan mengucapkan doa:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْخُبْثِ وَالْخَبَائِثِ

"Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan syaitan laki-laki dan syaitan perempuan." (HR. Ahmad dari Anas bin Malik)

Disebutkan bahwa Rasulullah apabila hendak masuk ke WC, membaca bismillah. Dzikir sebelum memasuki kamar mandi/WC tersebut berfungsi untuk menutupi aurat manusia dari penglihatan bangsa jin. Beliau bersabda:

سَتْرُ مَا بَيْنَ أَعْيُنِ الْجِنِّ وَعَوْرَاتِ بَنِي آدَمَ إِذَا دَخَلَ أَحَدُهُمُ الْخَلاءَ أَنْ يَقُولَ بِسْمِ اللَّهِ

"Penutup aurat anak adam dari pandangan jin tatkala ia masuk WC adalah dengan mengucap bismillah." (HR. at-Tirmidzi no.496)

2. Masuk kamar mandi dengan mendahulukan kaki kiri
Mendahulukan kaki kiri di sini dikarenakan ia sedang memasuki tempat najis. Berbeda ketika kita memasuki tempat yang terhormat dan mulia, misalnya masuk masjid, maka kita mendahulukan kaki kanan.
Setiap pekerjaan yang baik dan mulia hendaknya dimulai dengan sebelah kanan. Adapun pekerjaan yang sebaliknya, maka yang didahulukan adalah sebelah kiri; semisal ketika hendak masuk kamar mandi/WC.

3. Tidak lama-lama berada di kamar mandi
Jangan berlama-lama di kamar mandi, usahakan selekas mungkin menyelesaikan hajatnya. Sesudah selesai, segeralah keluar dan jangan berlama-lama berada dalam kamar mandi. Sebab di sinilah tempat syaitan dan kotoran, sehingga tidak dianjurkan bagi kaum muslimin berlama-lama berada di situ.

4. Keluar kamar mandi dengan mendahulukan kaki kanan
Mendahulukan kaki kanan di sini dikarena ia sedang melakukan amal yang baik. Keluar dari kamar mandi/WC berarti berpindah dari tempat kotor ke tempat yang bersih.
Oleh karena itu, kaki kanan didahulukan ketika kita keluar dari sana.

5. Membaca doa ketika akan keluar dari kamar mandi
Doa yang diucapkan Nabi ketika keluar dari WC atau kamar mandi yaitu:

أَنَّ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- كَانَ إِذَا خَرَجَ مِنَ الْغَائِطِ قَالَ غُفْرَانَكَ

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa setelah beliau keluar kamar mandi beliau ucapkan 'ghufronaka' (Ya Allah, aku memohon ampun pada-Mu).” (HR. Ahmad VI/155, Abu Dawud no.30, an-Nasai dalam kitab Al-Kubra no.9907, at-Tirmidzi no.7, Ibnu Majah no. 300, Ad Darimi no. 680. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih).

Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin rahimahullah menjelaskan, “Kenapa seseorang dianjurkan mengucapkan “ghufronaka” selepas keluar dari kamar kecil, yaitu karena ketika itu ia dipermudah untuk mengeluarkan kotoran badan, maka ia pun ingat akan dosa-dosanya. Oleh karenanya, ia pun berdoa pada Allah agar dihapuskan dosa-dosanya sebagaimana Allah mempermudah kotoran-kotoran badan tersebut keluar.” (Majmu’ Fatawa wa Rosail Al ‘Utsaimin, 11/107, Darul Wathon-Daruts Tsaroya, cetakan terakhir, 1413 H).
]

Demikian beberapa tuntunan sunnah ketika buang hajat yang bisa kami sampaikan kepada pembaca. Semoga Allah memberi kepahaman dan memudahkan untuk mengamalkan adab-adab yang mulia ini. Semoga Allah selalu menambahkan ilmu yang bermanfaat yang akan membuahkan amal yang sholih.

Share with your friends

Give us your opinion

Notification


لَئِن شَكَرْتُمْ لأَزِيدَنَّكُمْ وَلَئِن كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ

"Jika kalian bersyukur niscaya Allah akan menambah nikmat pada kalian, dan jika kalian mengingkari nikmat Allah, maka pasti azab Allah sangat pedih

(QS. Ibrahim Ayat 7)

Done