Friday, April 19, 2019

author photo

Bangun segera di pagi hari dan mengerjakan shalat sunnah Fajar memiliki banyak keutamaan sebagaimana yang telah kami jelaskan pada artikel sebelumnya.

Baca juga: Shalat Sunnah Fajar

Tidak hanya itu seorang muslim yang mengerjakan shalat Subuh berjamaah juga memiliki banyak keutamaan, di antaranya:

1. Allah membanggakan di hadapan para Malaikat bagi orang yang meninggalkan pembaringan lalu segera shalat
Rasulullah ﷺ bersabda:

عَجِبَ رَبُّنَا عَزَّ وَجَلَّ مِنْ رَجُلٍ ثَارَ عَنْ وِطَائِهِ وَلِحَافِهِ ، مِنْ بَيْنِ أَهْلِهِ وَحَيِّهِ إِلَى صَلَاتِهِ ، فَيَقُولُ رَبُّنَا : أَيَا مَلَائِكَتِي ، انْظُرُوا إِلَى عَبْدِي ، ثَارَ مِنْ فِرَاشِهِ وَوِطَائِهِ ، وَمِنْ بَيْنِ حَيِّهِ وَأَهْلِهِ إِلَى صَلَاتِهِ ، رَغْبَةً فِيمَا عِنْدِي ، وَشَفَقَةً مِمَّا عِنْدِي

"Allah takjub terhadap seorang laki-laki yang bangun dari pembaringan dan kasurnya meninggalkan keluarga dan kekasihnya untuk mengerjakan shalat. Allah menyerukan: 'Wahai Malaikat-Malaikat-Ku, lihatlah hamba-Ku itu, ia bangun dari pembaringan dan kasurnya meninggalkan keluarga dan kekasihnya untuk mengerjakan shalat, demi mengharapkan pahala di sisi-Ku dan merindukan apa yang ada di sisi-Ku." (HR. Ahmad dan dishahihkan oleh al-Albani dalam Misyakatul Mashabib no. 1251)

2. Siapa saja yang mengerjakan shalat Fajar berjamaah niscaya akan diberi cahaya oleh Allah pada hari kegelapan.
Buraidah al-Aslami berkata; Rasulullah bersabda:

 بَشِّرِ الْمَشَّائِينَ فِي الظُّلَمِ إِلَى الْمَسَاجِدِ بِالنُّورِ التَّامِّ يَوْمَ الْقِيَامَةِ 
"Berilah kabar kabar gembira kepada orang-orang yang berjalan di kegelapan menuju masjid, berupa cahaya yang sempurnya pada hari Kiamat." (HR. at-Tirmidzi, Abu Dawud dan Ibnu Majah)

Makna "di kegelapan" yakni shalat Isya dan shalat Subuh. Kemudian Sabda Nabi: "menuju masjid" menunjukkan bahwa cahaya ini diberikan kepada orang-orang yang mengerjakan shalat Isya dan shalat Subuh secara berjamaah.

3. Siapa saja yang mengerjakan shalat Fajar berjamaah maka ditulis baginya pahala qiyamul lail
Betapa besar keutamaan ini, sebab akan dituliskan pahala qiyamul lail (shalat malam) ketika tidur di atas pembaringan bilamana kita bangun untuk menunaikan shalat Fajar secara berjamaah.
Utsman bin Affan berkata; Rasulullah bersabda;

مَنْ صَلَّى الْعِشَاءَ فِي جَمَاعَةٍ فَكَأَنَّمَا قَامَ نِصْفَ اللَّيْلِ وَمَنْ صَلَّى الصُّبْحَ فِي جَمَاعَةٍ فَكَأَنَّمَا صَلَّى اللَّيْلَ كُلَّهُ

"Barangsiapa mengerjakan shalat Isya bersama jamaah, seolah-olah ia mengerjakan shalat separuh malam. Dan barangsiapa shalat Subuh bersama jamaah, seolah-olah ia mengerjakan shalat semalam penuh." (HR. Muslim)

4. Para Malaikat berkumpul dan mendoakan orang-orang yang mengerjakan shalat Subuh berjamaah
Allah berfirman:

أَقِمِ الصَّلَاةَ لِدُلُوكِ الشَّمْسِ إِلَىٰ غَسَقِ اللَّيْلِ وَقُرْآنَ الْفَجْرِ ۖ إِنَّ قُرْآنَ الْفَجْرِ كَانَ مَشْهُودًا

"Dirikanlah shalat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam dan (dirikanlah pula shalat) subuh. Sesungguhnya shalat subuh itu disaksikan (oleh malaikat)." (Surat Al-Isra :78)

Ahli tafsir mengatakan: "Yang dimaksud Qur-anul fajri ( قُرْآنَ الْفَجْرِ ) adalah shalat Fajar.
Masyhuda ( مَشْهُودًا ) yakni dihadiri oleh Malaikat malam dan Malaikat siang.
Abu Hurairah bercerita; Aku mendengar Rasulullah bersabda kepada kami, para Sahabat:

تَفْضُلُ صَلاَةُ الجَمِيعِ صَلاَةَ أَحَدِكُمْ وَحْدَهُ، بِخَمْسٍ وَعِشْرِينَ جُزْءًا، وَتَجْتَمِعُ مَلاَئِكَةُ اللَّيْلِ وَمَلاَئِكَةُ النَّهَارِ فِي صَلاَةِ الفَجْرِ

"Shalat bersama (berjamaah) lebih utama 25 kali lipat daripada shalat salah seorang dari kalian bersendiri. Malaikat malam dan Malaikat siang berkumpul menghadiri shalat Fajar." (HR. Bukhari)

Kemudian Abu Hurairah berkata: Silahkan kamu baca:
إِنَّ قُرْآنَ الْفَجْرِ كَانَ مَشْهُودًا
"Sesungguhnya shalat subuh itu disaksikan (oleh malaikat)." (Surat Al-Isra :78)

5. Jaminan Surga dan terhindar dari api Neraka bagi mereka yang shalat berjamaah
Rasulullah bersabda:

منْ صلَّى الْبَرْديْنِ دَخَلَ الْجنَّةَ

"Barangsiapa shalat al-Bardain niscaya masuk surga." (HR. al-Bukhari dan Muslim)
Shalat al-Bardain yang dimaksud adalah shalat Subuh dan shalat Ashar.

Dalam hadits lain beliau bersabda:

لَنْ يلجَ النَّار أَحدٌ صلَّى قبْلَ طُلوعِ الشَّمْس وَقَبْل غُرُوبَها. يعْني الفجْر والعصْرَ

"Tidak akan masuk Neraka orang yang shalat sebelum terbit matahari dan sebelum terbenam matahari." Yakni shalat Fajar dan shalat Ashar. (HR. Muslim)

6. Orang-orang yang menunaikan shalat Fajar berjamaah berada dalam perlindungan Allah
Radulullah bersabda:

مَن صَلَّى الصُّبحَ فَهُوَ فِي ذِمَّةِ اللَّهِ

"Barangsiapa shalat Subuh, maka ia berada dalam perlindungan Allah." (HR. Muslim)

Dan masih banyak lagi keutamaan lainnya yang tidak bisa disebutkan pada pembahasan ini. Yang InsyaAllah akan saya lanjut lagi mengenai Keutamaan Shalat Subuh Berjamaah dilain waktu atas izin Allah.



Terdapat 0 comments


Silahkan Berkomentar Dengan Baik Dan Sopan EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post