Saturday, June 2, 2018

author photo

ISIM-ISIM YANG DIROFA'KAN

Assalamu'alaikum wr. wb.
Nahwu,- Para pembaca yang budiman, semoga senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT. 
Pada tulisan kali ini saya akan membahasa tentang isim-isim yang dirofa'kan beserta contoh-contohnya.
 semoga senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT 7 Isim yang Dirofakan | Nahwu Praktis
Isim-isim yang dirofa'kan,-  Apa saja 7 isim yang dirofakan itu?. Berikut saya berikan gambaran umum dan disertai contohnya masing-masing:
1. Fa'il
2. Maf'ul bih yang tak disebutkan fa'ilnya
3. Mubtada'
4. Khobar
5. Isim كَانَ dan semacamnya
6. Khobar إنَّ dan semacamnya
7. Yang mengikuti isim yang rofa' (التَّوَابِعُ)
Adapun pembahasan secara umum dan contohnya, Sebagai berikut:
  1. Fa'il. Dalam bahasa indonesia disebut juga pelaku/subjek. Contohnya: ضَرَبَ زَيْدٌ كَلْبًا artinya: Zaed telah memukul anjing. Contoh lain: يَقْرَأُ الْمُسْلِمُوْنَ الْقُرْآنَ artinya: Orang-orang muslim sedang/akan membaca al-Qur'an.
  2. Al-Maf'ul alladzi lam yusamma faa'iluhu (Maf'ul bih yang tak disebutkan failnya). Dalam bahasa Indonesia bisa juga disebut dengan kalimat pasif. Contohnya:  ضُرِبَ كَلْبٌ artinya: Seekor anjing telah dipukul. Contoh lain: يُقْرَأُ الْقُرْآنُ artinya: Al-Qur'an sedang/akan dibaca.
  3. Mubtada'. Artinya secara harfiyah adalah yang berada dipermulaan. Ialah isim yang berada di awal kalimat (Barangkali ada diantara pembaca yang tahu padanan kata yang singkat dalam Bahasa Indonesia untuk mubtada). Contoh: زَيْدٌ ذَاهِبٌ artinya: Zaed (itu) yang pergi
  4. Khobar. Artinya berita. Maksudnya, kata/kalimat yang menerangkan keberadaan mubtada. Contoh: زَيْدٌ ذَاهِبٌZaed (itu) yang pergiKata yang pergi (ذَاهِبٌ) berfungsi menjelaskan keberadaan Zaed
  5. Isim كَانَ dan semacamnya. Ini pun sama dirofa'kan karena berkedudukan sebagai fail dan كَانَ beserta semacamnya adalah fiil. Contoh: كَانَ/يَكُوْنَ زَيْدٌ ذَاهِبًا
  6. Khobar إنَّ dan semacamnya. Contohnya: إنَّ زَيْدًا ذَاهِبٌ
  7. Kata yang mengikuti kata sebelumnya (التَّوَابِعُ). Semuanya ada 4; Na'at (sifat),  'Athaf (yang disambungkan), Taukid (penguat) dan Badal (Pengganti). Contoh Naat: جَاءَ زَيْدٌ الْكَرِيْمُZaed yang mulia telah datang. Contoh Athaf: جَاءَ زَيْدٌ وَعَمْرٌوZaed dan Amr telah datang. Contoh Taukid: جَاءَ زَيْدٌ نَفْسُهُZaed datang sendirinya.  Contoh Badal: جَاءَ الْأُسْتَاذُ زَيْدٌZaed yakni sang guru telah datang
Pembahasannya secara rinci, saya tulis pada bagiannya masing-masing. Kesimpulannya, perhatikan gambar berikut:
 semoga senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT 7 Isim yang Dirofakan | Nahwu Praktis
Demikianlah pembahasan singkat tentang isim-isim yang dirofa'kan. Semoga bermanfaat. Mohon maaf atas segala kekurangannya. 
Terima kasih atas perhatian dan kunjungan Anda
Wassalamu'alaikum wr. wb.

Terdapat 0 comments


Silahkan Berkomentar Dengan Baik Dan Sopan EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post