TSABITMEDIA.COM
News Update
Loading...

Kisah

[Kisah Muslim][recentbylabel]

Featured

[Featured][Bahasa Arab]

Thursday, August 6, 2020

Materi 05 – Menuntut Ilmu Bukan Karena Allah (4) – Perkataan Salaf “Dahulu kami menuntut ilmu karena dunia, tapi ilmu itu memalingkan kami kepada akhirat”


Tarbiyah Sunnah Learning
 Al-Ustadz Abu Haidar As-Sundawy حفظه الله
Kitab Awaa’iqu ath Thalab (Kendala Bagi Para Penuntut Ilmu)
 as-Syaikh Abdussalam bin Barjas Alu Abdul Karim حفظه الله

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Berkata Abdullah bin Mubarok rahimahullahuta’ala, ilmu itu pertama awalnya adalah niat. Niatnya harus benar, harus lurus, niat itu sebuah pondasi, jikalau pondasinya salah maka bangunan yang dibangun diatasnya juga akan runtuh. Kemudian kedua istima’ bukan sami’a. Istima’ dengan sami’a berbeda, istima’ itu mendengar dengan niat benar ingin menyimak, kalau sami’a hanya mendengar saja. Kemudian ketiga memahami, keempat menghafal, lalu kelimanya mengamalkan untuk diri sendiri, lalu yang terakhir an-nasr yakni menyebarkan, mengajarkan, mendakwahkan. 6 point yang berkaitan dengan ilmu.

Ada hal yang harus diperhatikan yaitu ada sekelompok ulama-ulama salaf terdahulu berkata, ungkapan petama kami dahulu mencari ilmu karena dunia (ini dialami juga oleh imam ahli hadits yakni imam al-Baihaqi) maknanya apa ? pertama mungkin ingin dipuji karena agung, terhormat, mulia dan dipujinya para ulama zaman itu, lalu setelah belajar dengan niat yang salah akhirnya ilmu itu menyeret kami menarik kami kepada akhirat. Barulah ditengah jalan terluruskan niatnya, maka barokah ilmunya yang masuk kedalam hati dia menuntun kepada niat yang benar. Ungkapan kedua kami pun mempelajari ilmu ini dan tidak memiliki niat apa-apa yang penting hobi untuk mempelajari sesuatu al-ilmu lil ‘ilmi (ilmu sekedar pengetahuan) bukan untuk diamalkan, bukan untuk diyakini lalu niat itu datang setelah mempelajarinya. Ini adalah pengalaman para ulama terdahulu. Kemudian ungkapan ketiga siapa orang yang mencari ilmu bukan karena Allah maka ilmu itu enggan untuk mendatanginya. Tidak sampai kepada esensi ilmu itu sehingga ilmu itu yang mengarahkan dia untuk ikhlas karena Allah.

Jadi betapa banyak orang yang diawal pencarian ilmu membawa niat yang keliru tetapi ketika ilmu itu didapat ilmu itu kemudian memperbaiki niatnya, meluruskan niatnya, dan menjadi orang yang ikhlas karena Allah سبحانه و تعالى. Wejangan-wejangan ini dinukil dari kitab Jami’ bayani al-ilmi wa fadhlihi susunan imam Ibnu ‘Abdil barr.

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ ، أشْهَدُ أنْ لا إلهَ إِلاَّ أنْتَ ، أسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إلَيْكَ
والسلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته

Materi 04 – Menuntut Ilmu Bukan Karena Allah (3) – Pentingnya ketakwaan dalam menuntut ilmu


Tarbiyah Sunnah Learning
 Al-Ustadz Abu Haidar As-Sundawy حفظه الله
Kitab Awaa’iqu ath Thalab (Kendala Bagi Para Penuntut Ilmu)
 as-Syaikh Abdussalam bin Barjas Alu Abdul Karim حفظه الله

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Berkata Sahnun rahimahullah “Ibnu Qasim ketika mengajar selalu menyelipkan perkataan yang luar biasa yaitu “ittaqullah” bertaqwalah kalian kepada Allah. Karena sedikitnya ilmu ini bila disertai dengan ketaqwaan maka akan menjadi banyak. Sebaliknya banyaknya ilmu ini bila tidak disertai dengan ketaqwaan akan menjadi sedikit.” (dikutip oleh imam ad-Dzahabi dalam kitab Siyar A’lam An-Nubala)

Berkata Yusuf bin Al-Husain rahimahullah “Aku mendengar Dzunnun Al mishri berkata, ‘Dahulu para ulama suka saling memberi wejangan dengan tiga perkara ini dan saling surat menyurati memberi tiga wejangan dengan isi berikut ini. Wejangan pertama siapa orang yang memperbagus sarirohnya maka Allah akan memperbagus alaniyahnya. Apa itu sarariroh dan alaniyah ? Sariroh ialah perkara-perkara yang sifatnya sirih yakni batin kita, hati kita, jiwa kita ini yang tersembunyi dari pandangan manusia hanya pemiliknya saja dan Allah yang mengetahui serta ada malaikat pencatat dan juga tau isi hati manusia. Kata para ulama wejangan pertama ini yakni siapa yang memperbagus aspek batinnya, hati ini keikhlasannya, khaufnya, mahabbahnya, rodjanya, tawakalnya kepada Allah, muroqobahnya diperbagus maka Allah akan memperbagus alaniyahnya (sebaliknya dari yang batin yakni lahiriahnya). Alaniyah ini ada 2 yang pertama memperbagus amalan-amalannya yang dzahir yang terlihat oleh manusia, ucapan dan amalan yang akan Allah baguskan. Kedua, kondisi fisikis yaitu penilaian dan pandangan orang kepada dia itu menganggap secara fisik bagus karena keindahan akhlaq, karena kebersihan hati orang itu, kebagusan hati dan jiwa orang itu dan orang itu menjadi sumber simpati bagi semua orang dan orang menjadi senang terhadapnya. Wejangan yang kedua siapa orang yang memperbaiki hubungan diantara dia dengan Allah, sholatnya dia perbaiki, niatnya keikhlasannya dia perbaiki, dan semua yang berkaitan antara dia dengan Allah secara langsung, do’anya lebih intensif atau sering berdo’a. Allah makin sering diminta maka semakin senang, Allah berfirman :

ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ

(Berdo’alah kepadaku niscaya akan kuperkankan bagimu /al-mukmin :60)

Dan itulah salah satu diantara makna ar-rahman dan ar-rahim. Sebagian ulama seperti imam ibnu katsir rahimahullah ketika menafsirkan makna ar-rahman dan ar-rahim, makna ar-rahman adalah apabila Dia diminta maka Dia akan mencintai hambanya dan ar-rahim adalah apabila Dia tidak diminta maka Dia marah. Allah itu kalau tidak diminta akan marah kepada orang yang tidak meminta kepada-Nya. Maka sering-seringlah kita meminta kepada Allah baik secara langsung atau dengan berdoa saja itu sudah bernilai ibadah, menggugurkan dosa, menambah pahala, dan meninggikan derajat. Orang yang memperbaiki hubungan dengan Allah maka Allah akan memperbaiki hubungan dia dengan sesama manusia. Coba kalau umpamanya sesama kita ada yang memiliki hubungan yang jelek dengan seseorang siapapun orang itu baik sodara, tetangga, sahabat, kerabat, atau malah siapa yang mengatur kurang bagusnya hubungan kita dengan orang lain yakni Allah azza wajalla. Siapa yang memperbaiki hubungannya tadi maka Allah yang memperbaikinya. Bagaimana caranya ? ada dua vertikal dan horizontal. Vertikalnya semakin berdo’a kepada Allah “Ya Allah satukan kembali hati saya dengan dia”, sering berdo’a seperti itu dan perbaiki hubungan kita dengan Allah maka Allah akan memperbaiki hubungan kita dengan sesama manusia. Wejangan ketiga siapa orang yang memperbaiki urusan akhiratnya maka Allah akan memperbaiki urusan dunianya. Maka cobalah memperbaiki urusan akhirat kita, perbaiki sholat kita, ibadah kita, shaum kita, tholabul ilmi kita lebih sungguh-sungguh lagi dan semua urusan akhirat kita perbaiki maka Allah akan perbaiki urusan dunia kita. (wejangan atau riwayat diatas dinukil oleh imam ad-Dzahabi dalam kitab Siyar A’lam An-Nubala)

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ ، أشْهَدُ أنْ لا إلهَ إِلاَّ أنْتَ ، أسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إلَيْكَ
والسلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته

Materi 03 – Menuntut Ilmu Bukan Karena Allah (2) – Hinanya niat menuntut ilmu karena dunia dan balasannya


Tarbiyah Sunnah Learning
 Al-Ustadz Abu Haidar As-Sundawy حفظه الله
Kitab Awaa’iqu ath Thalab (Kendala Bagi Para Penuntut Ilmu)
 as-Syaikh Abdussalam bin Barjas Alu Abdul Karim رَحِمَهُ اللهُ

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Salah satu syarat diterimanya amal itu ikhlas. Allah berfirman :

..وَمَا أُمِرُوا إِلَّا لِيَعْبُدُوا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ حُنَفَاءَ

“Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama yang lurus ..” (QS: Al-Bayyinah: 5)

Ibadah yang teragung adalah ilmu termasuk ilmu mempelajarinya dan mengajarkannya adalah ibadah yang sangat agung kepada Allah azza wajalla wajib dilandasi secara ikhlas baik ketika mempelajarinya, mengamalkannya ataupun mengajarkannya. Maka ketika seseorang mencari ilmu, mengajarkan ilmu terlibat didalam pengajaran ilmu dan belajar ilmu lalu niatnya tidak ikhlas karena Allah berarti dia telah bermaksiat kepada Allah سبحانه و تعالى.

Berkata Al-Hasan Al-Basri rahimahullah “siapa orang yang mencari ilmu karena mencari akhirat maka dia akan memperolehnya, tetapi siapa mencari ilmu karena dunia maka itulah bagian yang dia dapatkan“. Dan yang lebih detil dan tegas yang semakna dengan itu adalah apa yang diucapkan oleh Nabi ﷺ dalam hadits yang shahih diriwayatkan oleh imam Ahmad, imam Abu Dawud, imam Ibnu Majah, Rasulullah ﷺ bersabda,

مَنْ تَعَلَّمَ عِلْمًا مِمَّا يُبْتَغَى بِهِ وَجْهُ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ لاَ يَتَعَلَّمُهُ إِلاَّ لِيُصِيبَ بِهِ عَرَضًا مِنَ الدُّنْيَا لَمْ يَجِدْ عَرْفَ الْجَنَّةِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ

“Siapa orang yang mempelajari satu ilmu dari ilmu-ilmu yang mesti dipelajari karena Allah azza wajalla seperti ilmu syar’i tetapi dia tidak mempelajari ilmu itu kecuali hanya untuk memperoleh keuntungan duniawi maka dia tidak akan bisa mencium baunya surga pada hari kiamat”

Berkata Ibnu Atha rahimahullah ketika menjelaskan orang yang berniat selain karena Allah ketika mencari ilmu “Allah menjadikan ilmu yang diberikan kepada orang yang niatnya tidak ikhlas, Allah akan jadikan itu sebagai alasan untuk membinasakan dia. Jangan engkau tertipu dengan banyaknya orang-orang yang hadir dan mengambil manfaat dari ilmunya umpamanya orang ini ketika belajar ilmu dan mengajarkan ilmunya tidak ikhlas karena Allah dia ingin keuntungan duniawi, banyak orang yang mengambil manfaat dari ilmu-ilmunya benar tetapi ketika dia menyampaikan ilmunya atau ketika dahulu dia belajar ilmu itu tidak ikhlas karena Allah azza wajalla, maka kata ibnu Atha jangan kamu tertipu dengan banyaknya orang yang mengambil manfaat”

Sabda Nabi ﷺ ,

وَأَنَّ اللهَ يُؤَيِّدُ هَذَا الدِّينَ بِالرَّجُلِ الْفَاجِرِ

“Allah itu menolong agama ini dengan orang yang fajir/pelaku maksiat” (Riwayat Bukhari Muslim)

Contohnya orang yang belajar ilmu untuk mencari keuntungan dunia dan untuk mencari kedudukan, popularitas, untuk mencari pujian manusia maka dia fajir dia orang yang durhaka bukan karena amal dan ilmunya tetapi karena niatnya. Jangankan mencari ilmu dan mengajarkannya, sholat sebagai ibadah yang super agung ketika niatnya salah maka akan menjadi maksiat. Kenapa menjadi maksiat ? karena Allah mengancam kecelakaan bagi seseorang yang lalai dalam sholatnya dan orang yang riya didalam sholatnya. Orang yang belajar ilmu dan mengajarkan ilmu niatnya tidak ikhlas maka itu maksiat pelakunya fajir walaupun ada manfaat untuk dakwah, orang banyak mengambil manfaat dari dakwahnya, apalagi dakwah sekarang ini tidak sekedar melibatkan seorang alim dan muta’alim, tidak hanya melibatkan guru dan murid tetapi melibatkan banyak pihak, seluruh bagian punya andil ada pahala sesuai dengan kadar keterlibatan dia, wajib semuanya ikhlas karena Allah azza wajalla. Kalo ada orang yang tidak ikhlas belajar mengajar bermanfaat bagi umat taubahnya seperti orang-orang yang menggotong tanggung yang berisi putri yang cantik jelita dengan memakai aneka perhiasan dari yakut dan mutiara yang dibawanya begitu berharga dan mulia yang membawanya dianggap sebagai orang-orang yang hina. Karena budak biasanya atau hamba sahaya yang status sosialnya rendah tugasnya yang begitu dan tidak dibayar dan digaji yang memikulnya dianggap hina yang dibawanya sesuatu yang luar biasa berharga. Maka para penuntut ilmu, penyebar ilmu yang tidak ikhlas karena Allah ibarat hamba sahaya-hamba sahaya yang memikul tandu yang berisikan putri yang cantik tadi dan ilmu yang disebarkannya itu diibaratkan putri yang cantik tadi. Ini penjelasan dikutip dari hasiyah musnad Abu Ya’la juz ke-11.

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ ، أشْهَدُ أنْ لا إلهَ إِلاَّ أنْتَ ، أسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إلَيْكَ
والسلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته

Materi 02 – Penghalang Pertama: Menuntut Ilmu Bukan Karena Allah (1)

Tarbiyah Sunnah Learning
 Al-Ustadz Abu Haidar As-Sundawy حفظه الله
Kitab Awaa’iqu ath Thalab (Kendala Bagi Para Penuntut Ilmu)
 as-Syaikh Abdussalam bin Barjas Alu Abdul Karim رَحِمَهُ اللهُ

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Apa saja kendala-kendala di dalam menuntut ilmu :

Pertama Thalibul Ilmi Lighoiri wajillahi ta’ala, mencari ilmu bukan karena Allah Azza wa jalla. Mungkin karena dunia termasuk pujian, popularitas, ingin dinilai orang, ingin disebut orang maka ini termasuk kendala fital yang menghapus sejak awal keberkahan dari ilmu bahkan yang lebih berbahaya orang ini akan lebih banyak merusak daripada memperbaiki. Sebuah hadits dari amirul mukminin Umar bin Khattab radhiyallahu’anhu Rasululullah ﷺ bersabda, :

ٍعَنْ عُمَرَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهم عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّةِ وَلِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إِلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ فَهِجْرَتُهُ إِلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ وَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ لدُنْيَا يُصِيبُهَا أَوِ امْرَأَةٍ يَتَزَوَّجُهَا فَهِجْرَتُهُ إِلَى مَا هَاجَرَ إِلَيْهِ

Dari Umar radhiyallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Amal itu tergantung niatnya, dan seseorang hanya mendapatkan sesuai niatnya. Barang siapa yang hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya, dan barang siapa yang hijrahnya karena dunia atau karena wanita yang hendak dinikahinya, maka hijrahnya itu sesuai ke mana ia hijrah.” (HR. Bukhari, Muslim, dan empat imam Ahli Hadits)

Ketika membahas hadits ini para ulama menjelaskan ketika hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya disebut terang-terangan orang itu hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya. Tetapi ketika menyebut siapa yang hijrahnya kepada dunia atau untuk wanita maka hijrahnya itu sesuai dengan niat hijrahnya itu kesana, disebut kesana tidak disebut maka hijrahnya kepada dunia dan kepada wanita. Maka hal tersebut menunjukan hinanya hal itu sehingga Nabi ﷺ tidak mau menyebutkannya. Berkata Abdullah bin Nasr radhiyallahu’anhu “Aku mendengar nabi kalian berkata, ‘siapa orang yang menjadikan cita-citanya seluruhnya hanya satu cita-cita yaitu cita-cita akhirat, maka Allah akan memberikan kecukupan kepada dia terhadap seluruh kepentingan dunianya, tetapi siapa orang yang menjadikan cita-cita itu beragam dan seluruhnya itu cita-cita duniawi hidupnya itu tidak ada untuk mencita-citakan bahagia diakhirat, ingin bahagia diakhirat tetapi ikhtiar kesana sangat minim, Allah tidak akan peduli dilembah mana dia akan binasa. (Hadits ini diriwayatkan oleh imam Ibn Majah dalam kitab sunannya. Juga imam Al-Hakim dalam kitab Al-Mustadrak dari ibnu Umar Radhiyallahu’anhuma dan hadits ini kata imam Hakim shahih sanadnya dan disepakati oleh imam ad-Dzahabi)

Berdasarkan hal ini, maka hal yang paling layak untuk diperhatikan bagi para penuntut ilmu adalah memperbaiki niat senantiasa berupaya meluruskan niat dan menjaga niat ini dari kerusakan. Kenapa ? disebutkan oleh muallif (penulis) karena ilmu itu keutamannya baru bisa diraih kalau diniatkan secara ikhlas hanya untuk meraih wajah Allah. Adapun kalau diniatkan untuk selain itu maka tidak ada lagi keutaman dalam ilmu tersebut bahkan itu akan menjadi fitnah maknanya akan menjadi adzab dan akan menjadikan kesengsaraan yang memberikan akibat buruk.

والسلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته

Thursday, July 30, 2020

Materi 01 - Pentingnya Mengetahui Penghalang-Penghalang dalam Menuntut Ilmu

Tarbiyah Sunnah Learning
 Al-Ustadz Abu Haidar As-Sundawy حفظه الله
Kitab Awaa’iqu ath Thalab (Kendala Bagi Para Penuntut Ilmu)
 as-Syaikh Abdussalam bin Barjas Alu Abdul Karim رَحِمَهُ اللهُ

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Awaiq itu artinya kendala, halangan, rintangan. Ath-Thallab artinya thalabul ilmu/mencari ilmu. Jadi Awaiq Ath-thalab yaitu beberapa kendala yang sering dialami oleh para pencari ilmu.

Kita tahu bahwa sarana dan parasana para ulama zaman dahulu sangat minim. Tetapi kita lihat kitab-kitab karangan para ulama luar biasa dahsyatnya, tidak ada seorangpun para ulama zaman sekarang yang bisa menandingi hasil karya ulama-ulama zaman terdahulu. Satu ulama dengan usia hanya puluhan tahun bisa menghasilkan hasil karya tulis lebih dari 500 judul. Bisa dibayangkan umpanya Ibnu Taimiyah kitab karangan yang sudah ditemukan sekitar 500 judul. Satu judulnya entah berapa puluh jilid dan satu jilidnya ratusan halaman. Majmu Fatawa susunan syaikhul Islam 37 jilid dan itupun belum seluruhnya. Imam Ibnu Hajar rahimahullahuta’ala kitab karangan yang sudah ditemukan baru sekitar 80 judul kitab, salah satu kitab yang fenomenal yaitu Fathul Bari syarah shahih Bukhari sebanyak 13 jilid yang satu jilidnya lebih dari 500 halaman. Kalau umpanya usia syaikhul Islam hanya sekitar 50 tahun-an, tetapi bisa menghasilkan lebih dari 500 judul karangan berarti dalam satu bulan berapa karya yang beliau hasilkan, dan padahal beliau adalah orang yang super sibuk berdakwah, sibuk mengajar, sibuk berperang dan seterusnya, bahkan sibuk juga dipenjara.

Kenapa para ulama-ulama zaman dahulu dengan sarana prasarana yang super minim menghasilkan karya tulis ilmiah yang luar biasa sementara manusia-manusia zaman sekarang tidak ada yang menyamai karya ulama-ulama yang terdahulu salah satunya adalah keberkahan ilmu. Ulama-ulama terdahulu ilmunya berkah sedangkan orang-orang zaman sekarang ilmunya tidak berkah.

Salah satu penyebab hilangnya keberkahan ilmu adalah banyaknya Awaiqoh atau kendala-kendala yang menghalangi keberkahan ilmu. Akibatnya ilmu yang diperoleh hanya sedikit. Ilmu yang sedikit ini dipahaminya juga sedikit dan kadang-kadang keliru dalam memahaminya. Untuk itulah maka sebagai para penuntut ilmu wajib kita mengetahui kendala-kendala dalam mencari ilmu untuk kita hindarkan.

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ ، أشْهَدُ أنْ لا إلهَ إِلاَّ أنْتَ ، أسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إلَيْكَ
والسلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته

Tuesday, June 16, 2020

Stres, Depresi dan Gangguan Kecemasan Karakteristik yang Tumpang Tindih Namun Berbeda

Stres, Depresi dan Gangguan Kecemasan Karakteristik yang Tumpang Tindih Namun Berbeda

Stres, Depresi dan Gangguan Kecemasan karakteristik yang tumpang tindih namun berbeda

Oleh: Ashari Susanto

 

            Kita masih membahas tentang psikologi nih sobat. Pada artikel saya kemarin membahas tentang support system untuk  kesehatan mental. Sebenarnya support system banyak kegunaannya tidak hanya untuk kesehatan mental tetapi bisa untuk semua  hal dalam kehidupan sehari-hari seperti motivasi untuk mengembangkan potensi diri, persiapan untuk meenng hadapi pernikahan dan masih bannyak lagi yang intinya support system harus dilakukan dengan komunikasi yang baik dengan orang sekitar kita.

            Artikel kali ini memang sedikit berbeda dari artikel saya kemarin yaitu saya ingin mengajak Anda semua untuk membedakan antara stres, depresi dan gangguan kecemasan. Walaupun karakteristiknya tumpang tindih namun gejolak emosi ini datang dari  tempat yang berbeda.

 

  1. Apa itu Stres?

Stres adalah reaksi tubuh yang muncul saat seseorang menghadapi ancaman, tekanan, atau suatu perubahan. Stres juga dapat terjadi karena situasi atau pikiran yang membuat seseorang merasa putus asa, gugup, marah, atau bersemangat.

Ketika Anda dilanda stres, tubuh Anda membaca adanya serangan atau ancaman. Sebagai mekanisme perlindungan diri, tubuh akan memproduksi berbagai hormon dan zat-zat kimia seperti adrenalin, kortisol, dan norepinefrin. Akibatnya, Anda akan merasakan dorongan energi dan peningkatan konsentrasi supaya Anda bisa merespon sumber tekanan secara efektif. Tubuh juga akan secara otomatis mematikan fungsi-fungsi tubuh yang sedang tidak diperlukan, misalnya pencernaan. Namun, apabila stres muncul pada saat-saat yang tidak diinginkan, darah akan mengalir ke bagian-bagian tubuh yang berguna untuk merespon secara fisik seperti kaki dan tangan sehingga fungsi otak menurun. Inilah sebabnya banyak orang yang justru sulit berpikir jernih saat diserang stres. Namun, jika kondisi tekanan psikologis ini berlangsung cukup lama dan berlangsung terus-menerus, ini akan membahayakan kesehatan mental serta fisik Anda. Antara lain seperti masalah kesehatan jiwa seperti depresi dan gangguan kecemasan, penyakit jantung, hipertensi, masalah pencernaan seperti IBS (Irritable Bowel Syndrome/gangguan pencernaan jangka panjang).

Gejala yang muncul saat seseorang mengalami stres dapat berbeda-beda, tergantung penyebab dan cara menyikapinya. Tapi ada gejala atau tanda stres dapat Anda ketahui, yaitu:

  • Gejala emosi, misalnya mudah gusar, frustasi, suasana hati yang mudah berubah atau moody, sulit untuk menenangkan pikiran, rendah diri, serta merasa kesepian, tidak berguna, murung, hilang kendali, hingga tampak bingung, menghindari orang lain, dan depresi.
  • Gejala fisik, seperti lemas, pusing, migrainsakit kepala tegang, gangguan pencernaan (mual dan diare atau sembelit), nyeri otot, jantung berdebar, sering batuk pilek, gangguan tidur, hasrat seksual menurun, tubuh gemetar, telinga berdengung, kaki tangan terasa dingin dan berkeringat, atau mulut kering dan sulit menelan, rambut rontok. Stres pada wanita juga dapat menimbulkan keluhan atau gangguan menstruasi.
  • Gejala kognitif, contohnya sering lupa, sulit memusatkan perhatian, pesimis, memiliki pandangan yang negatif, dan membuat keputusan yang tidak baik.
  • Gejala perilaku, misalnya tidak mau makan, menghindari tanggung jawab, serta menunjukkan sikap gugup seperti menggigit kuku atau berjalan bolak-balik, merokok, hingga mengonsumsi alkohol secara berlebihan.

Stres sulit untuk dihindari. Jadi, hal yang terpenting adalah cara mengatasi stres, karena bila stres terjadi berkepanjangan, dapat menimbulkan gangguan kesehatan.

 

  1. Apa itu Depresi?

Depresi atau major depresive disorder (MDD) adalah gangguan perasaan atau suasana hati (mood) yang menyebabkan perasaan sedih yang terus-menerus dan tidak kunjung menghilang. Depresi terjadi ketika ada perasaan tertekan yang membuat individu merasa sedih selama berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan dan berlarut-larut. Stres dan depresi memengaruhi Anda dengan cara yang sama, tetapi gejala depresi jauh lebih intens dan mewalahkan.

Berikut adalah gejala gejala gangguan depresi yang mungkin Anda alammi saat in:

  • Hilangnya minat atau rasa senang pada hampir semua aktivitas (anhedonia).
  • Suasana hati yang tertekan atau murung, pada anak-anak dan remaja, suasana hati dapat berupa kekesalan atau kemarahan. 
  • Gangguan tidur (insomnia atau hypersomnia). 
  • Adanya perubahan berat badan atau gangguan pada nafsu makan yang signifikan, pada anak-anak, hal ini terlihat dalam bentuk kegagalan mencapai kenaikan berat badan yang diharapkan. 
  • Perasaan tidak berharga.
  • Gangguan pada psikomotor (psychomotor retardation), berupa kesulitan untuk melakukan hal-hal sehari-hari, atau kecemasan yang berefek pada psikomotor (psychomotor agitation), seperti mengelilingi ruangan atau mengetuk-ngetukan kaki di lantai. 
  • Kelelahan atau kehilangan energi, motivasi, stamina, semangat.
  • Pikiran yang sering atau berulang tentang kematian, keinginan untuk bunuh diri (secara tidak spesifik maupun adanya rencana yang terperinci), atau usaha untuk bunuh diri. 
  • Hilangnya kemampuan untuk berpikir atau berkonsentrasi, keragu-raguan.
  • Menarik diri dari lingkungan sosial dan keluarga.
  • Mudah kecewa, marah dan ttersinggung.

Tanda-tanda depresi jauh lebih rumit daripada gejala stres. Kemunculannya pun bisa bertahap sehingga sulit untuk benar-benar menyadari kapan depresi pertama kali menyerang. Dan depresi tidak hanya berasal dari satu sumber saja. Dalam kasus yang parah depresi bisa berakibat hilangnya akal, oleh karenanya sangat disarankan bagi Anda jika gejala-gejala depresi sudah sangat mengganggu sesegera mungkin untuk menghubungi psikolog atau psikiater.

 

  1. Apa itu gangguan kecemasan (Anxiety Disorder)?

Semua orang pasti pernah merasa cemas, dan ini merupakan hal yang normal, apalagi jika sedang dirundung masalah. Namun hati-hati jika rasa cemas muncul secara berlebihan atau sering. Bisa jadi itu merupakan tanda gangguan kecemasan.

Cemas atau anxiety adalah perasaan gugup atau gelisah namun rasa cemas terlalu sering, berlebihan, dan tanpa alasan yang kuat dapat mengganggu aktivitas pengidapnya ketika gangguan sedang muncul. Orang dengan gangguan kecemasan akan merasa sangat khawatir terhadap berbagai hal, bahkan ketika dirinya sedang berada dalam situasi normal.

Apakah Anda pernah merasakan sensasi perut mulas, kepala pening, jantung deg-degan, napas terburu-buru, dan keringat dingin saat Anda diliputi kekhawatiran sebelum berbicara di depan umum, misalnya, atau menunggu dipanggil wawancara kerja? Ini adalah beberapa pertanda bahwa Anda sedang stres dan/atau cemas. Dan ini merupakan bentuk reaktif Anda terhadap stres. Dalam kasus yang parah, gangguan kecemasan juga bisa sampai mengganggu aktivitas sehari-hari penderitanya. Kondisi ini dikategorikan sebagai gangguan mental, yang tentunya beda dengan cemas biasa.

Ada berbagai jenis anxiety disorder yang biasa seseorang rasakan, yaitu:

  1. Generalized anxiety disorder(GAD)

Generalized anxiety disorder adalah kecemasan kronis yang ditandai dengan rasa khawatir dan tegang yang berlebihan. Jenis gangguan kecemasan ini berlangsung secara terus-menerus dan cenderung tidak terkendali.

Orang dengan GAD bisa sangat gelisah meski sedang tidak berada dalam situasi yang menegangkan sekalipun, alias baik-baik saja. Meski sulit untuk menenangkan diri, orang yang sedang mengalami GAD umumnya hanya bisa merasakan kekhawatirannya sendiri tanpa mampu mengungkapkannya pada orang lain. Jika dibiarkan terus-terusan, kondisi ini bisa mengganggu aktivitas sehari-hari penderitanya.

Gejala dan tanda yang sering muncul saat GAD menyerang adalah:

  • Mudah merasa lelah.
  • Gelisah terus-terusan.
  • Kesulitan berkonsentrasi.
  • Mudah tersinggung.
  • Kesulitan mengendalikan perasaan khawatir.
  • Kram otot.
  • Mengalami gangguan tidur, termasuk kesulitan atau selalu merasa kurang tidur.

 

  1. Gangguan kecemasan sosial (Social anxiety disorder)

Social anxiety disorder (SAD), alias kecemasan sosial adalah rasa ketakutan ekstrem yang muncul ketika berada di tengah-tengah banyak orang.

Gugup ketika bertemu orang lain (terutama orang asing atau orang yang cukup penting) itu wajar saja. Namun, ketika Anda selalu merasa gugup, bahkan takut, berada di lingkungan baru sampai berkeringat dan merasa mual, Anda mungkin mengalami kecemasan sosial. Berbeda dengan rasa malu atau gugup yang umumnya hanya dialami sebentar, kondisi ini justru berlangsung terus-menerus dalam waktu yang lama. Sumber penyebab dari kecemasan sosial adalah rasa takut akan diamati, dihakimi, atau dinilai di depan orang lain.

Gangguan kecemasan sosial adalah satu jenis dari fobia kompleks. Jenis fobia tersebut memiliki dampak yang merusak, bahkan sampai melumpuhkan kehidupan penderitanya. Pasalnya, gangguan ini dapat memengaruhi kepercayaan diri dan harga diri seseorang, mengganggu hubungan dan kinerja di tempat kerja atau sekolah.

Gejala dan tanda yang sering muncul saat SAD menyerang adalah:

  • Gugup berlebihan ketika melakukan interaksi sosial.
  • Mengalami kecemasan intens selama berhari-hari, minggu, atau bahkan bulan.
  • Ketakutan yang amat sangat terhadap perasaan akan diamati atau dinilai oleh orang lain, terutama orang-orang yang tidak Anda kenal.
  • Menghindari tatap mata dengan lawan bicara.
  • Memilih berdiam diri atau bersembunyi untuk menghindari orang lain.
  • Menarik diri dari aktivitas sosial.
  • Wajah memerah ketika diminta bicara di depan banyak orang.
  • Napas pendek-pendek.
  • Sakit perut, mual, gemetar, termasuk suara.
  • Jantung berdebar-debar atau dada terasa sesak, berkeringat, merasa pusing atau ingin pingsan.

 

  1. Gangguan panik (panic disorder)

Tidak seperti kecemasan biasa, gangguan panik bisa muncul secara tiba-tiba dan berulang kali tanpa adanya alasan yang jelas. Seseorang yang mengalami kondisi ini umumnya juga menunjukkan gejala-gejala fisik seperti keluar keringat berlebih, nyeri dada, sakit kepala, napas memburu, dan detak jantung yang tidak teratur. Banyak orang sering menganggap berbagai gejala tersebut sebagai serangan jantung.

Gangguan panik ini bisa ditandai dengan munculkan serangan panik seperti di atas. Beberapa orang mungkin akan mengalami serangan panik hanya dalam hitungan menit, sementara lainnya bisa mengalami hingga berjam-jam.

Gejala dan tanda yang sering muncul saat panic disorder menyerang adalah

  • Merasa gelisah terus-terusan tanpa alasan yang jelas.
  • Jantung berdebar-debar atau detak jantung meningkat.
  • Napas tersengal-sengal atau memburu.
  • Berkeringat dan gemetar.
  • Tangan dan kaki terasa kram, kesemutan, atau bahkan mati rasa.
  • Kesulitan mengendalikan ketakutan atau kecemasan.
  • Otot tegang

 

  1. Fobia spesifik

Fobia spesifik juga masuk dalam jenis anxiety disorder. Kondisi ini merupakan ketakutan yang berlebihan dan terus-terusan terhadap suatu objek, situasi, atau aktivitas tertentu yang umumnya tidak berbahaya. Contohnya, fobia badut, laba-laba, ketinggian, balon, jarum, darah, dan lain sebagainya. Orang dengan kondisi ini tahu bahwa ketakutan yang mereka alami berlebihan, tetapi mereka tidak bisa mengatasinya. mungkin akan berteriak atau menangis histeris ketika hal-hal yang mereka takuti ada di hadapannya.

Beberapa gejala fisik dan emosional yang mungkin dialami orang dengan fobia objek tertentu, di antaranya:

  • Detak jantung dan napas tidak teratur ketika melihat hal yang ditakuti. Rasa takut berlebihan hingga berkeringat deras.
  • Mendadak mual.
  • Merasa marah saat di tempat atau situasi di mana ada hal-hal yang ditakutinya.
  • Sangat menghindari segala hal yang berhubungan dengan hal-hal yang ditakutinya.
  • Orang yang ada di posisi ini bahkan bisa mendadak lemas hingga pingsan saat ketakutan yang ia rasakan telah mencapai puncaknya.

 

Meskipun ada beberapa karakteristik yang tummpang tindih antara ketiganya, namun ketiga gejolak emosi ini datang dari tempat yang berbeda. Stres yang kita alami atau rasakan dalam kehidupan sehari-hari berhubungan dengan frustasi dan kewalahan karena Anda tahu apa yang sedang dihadapi sebagai tantang hidup yang Anda temui dalam kehidupan walau terjadi secara acak, terkadang apa yang membuat stres juga bisa berasal dari diri Anda sendiri yang dipicu oleh overthinking atau sedang tidak berfikir jernih.

Sementara depresi dan gangguan kecemasan bisa berakar dari kekhawatiran, ketakutan dan keputusasaan yang tidak memliki penyebab pasti. Depresi mungkin dipicu oleh banyak faktor seperti biologis, traumatis, kepribadian, obat-obatan, dan kima otak,termasuk genetik. Sedangkann gangguan kecemasan lebih merasa khawatir dan takut secara berlebihan dan sering. Perbedaan ketiganya addalah pada rasa tak berdaya saat menghadapi tekanan. Sehingga perlu adanya penangan dari segi mental dan fisik. Karena dapat mempengaruhi fungsi Anda sebagai manusia dan kesehatan fisik dalam jangka panjang.

 

 

 

Referensi

https://www.alodokter.com/kenali-tiga-jenis-gangguan-kecemasan-dan-gejalanya

https://www.halodoc.com/15-gejala-yang-timbul-dari-gangguan-kecemasan

https://hellosehat.com/hidup-sehat/psikologi/kenali-perbedaan-stres-dan-depresi-sebelum-terlambat/

https://hellosehat.com/kesehatan/penyakit/stress/

https://www.sehatq.com/penyakit/depresi

https://hellosehat.com/kesehatan/penyakit/depresi-adalah/

https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-4270254/apa-sih-bedanya-stres-dan-depresi

https://hellosehat.com/hidup-sehat/psikologi/perbedaan-stres-dan-depresi-kecemasan/

Thursday, May 21, 2020

Pentingnya Support System di Masa Sulit.

Pentingnya Support System di Masa Sulit.



Tidak hanya orang dewasa yang bisa merasakan masa sulit, anak-anak pun bisa merasakannya terlebih saat masa pandemi sekarang ini yang mengharuskan kita selalu di rumah saja.
Pernah dengar istilah support system sebelumnya?

Support system adalah istilah untuk menunjukan dukungan sosial yang berisikan beberapa orang yang kamu percayai seperti keluarga, guru, atau teman dekat sebagai tempat untuk menyampaikan keluh kesah. Mereka adalah orang pertama yang Anda temui saat menghadapi krisis pribadi dan butuh bantuan segera (biasanya berupa bimbingan).

Nah disaat pandemi seperti ini support system sangat penting untuk semua kalangan, mengingat tingkat depresi dan stres yang tinggi karena PHK, terlalu banyak tugas, kesepian tidak bisa bertemu dengan teman, dan sebagainya.
Lantas kenapa support system begitu penting saat-saat seperti ini?

1. Membantu melewati stres.

Tingkat stres setiap orang memang berbeda-beda tetapi dengan adanya support system yang kuat dari orang sekitarnya itu akan membantu orang tersebut melewati masa-masa sulitnya.

2. Meningkatkan motivasi.

Dukungan sosial dari orang sekitar akan menumbuhkan motivasi untuk melakukan hal yang positif.

3. it's okay not to be okay (Tidak apa-apa untuk tidak baik-baik saja)

Perlu diingat bahwa realita kehidupan itu tidak selalu sejalan dengan keinginan. Terkadang dengan dukungan sosial dari orang sekitar Anda mampu meningkatkan atau mengembalikan energi untuk menghadapi hari-hari seperti sedia kala.

4. Menjadi pribadi yang kuat dan sehat.

Kesehatan jasmani juga dapat terganggung karena stres lho.
Sebagian dari kita mungkin ada yang sudah mengetahui bahwa sakit maag akan terasa sakit lebih lama karena terlalu stres. Itulah salah satu efek stres yang mengganggu kesehatan jasmani.
Nah dengan adanya dukungan sosial dari orang sekitar bisa membuat Anda berfikir lebih logis. Dan bisa mengontrol emosi.

5. Yang lebih utama dan lebih penting adalah menjadikan sabar dan shalat sebagai penolong.

Saya (penulis) yakin kalau umat muslim di Indonesia tahu bahwa shalat adalah tiang agama.
Semakin baik shalat nya maka semakin kokoh tiang nya. Disini lah letak support system yang paling bagus. Selain bersabar atas apa yang menimpa kita mengingat Allah Subhanahu wa Ta'ala juga membuat hati dan pikiran kita lebih tenang. Sebagai mana firman Allah ta'ala:

الَّذِينَ آمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ

“Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan berzikir (mengingat) Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram” (Qs. ar-Ra’du: 28).
Dan jangan lupa.
Tetap produktif ya saat di rumah..
Ini membantu mengurangi beban depresi dan stres. Karena ada kegiatan yang bermanfaat saat di rumah saja.

Penulis: Ashari Susanto

Featured

[Nahwu][recentbylabel2]

Featured

[Featured][recentbylabel2]
Notification


لَئِن شَكَرْتُمْ لأَزِيدَنَّكُمْ وَلَئِن كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ

"Jika kalian bersyukur niscaya Allah akan menambah nikmat pada kalian, dan jika kalian mengingkari nikmat Allah, maka pasti azab Allah sangat pedih

(QS. Ibrahim Ayat 7)

Done